Penularan Covid Lewat Orang Dikenal, Anies Ingatkan Bahaya Klaster Keluarga

“Kita sering karena merasa kenal, merasa saudara, maka tidak menggunakan masker dengan baik, tidak menjaga jarak, tidak mencuci tangan,” papar Anies memperingatkan. Jangan berikan stigma negatif dan tumbuhkan rasa empati kepada warga yang terpapar maupun yang sudah sembuh dari Covid-19. Bantu pemenuhan Daftar Situs Judi Slot Terpercaya 2021 logistik warga yang menjalani isolasi mandiri atau lanjut usia yang tidak memiliki keluarga. Tetap gunakan masker terutama saat berbicara dengan keluarga yang memiliki gejala atau sudah terinfeksi. Cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer sebelum menggunakan masker dan sebelum melepas masker.

Bersyukur, selama menjalani isolasi di Wisma Atlet, gejala yang saya alami tidak berat, bahkan penciuman saya berangsur membaik. Sebagai standar pemeriksaan, setiap pagi dan sore tekanan darah dan oksigen kami selalu dicek, begitu juga suhu tubuh. “Saling mengingatkan sesama untuk menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada agar Indonesia bisa segera bangkit lagi,” imbaunya.

Banyak sekali klaster keluarga saat pandemi ini

“Gunakan masker, cuci tangan dan minum vitamin. Jika masih harus keluar rumah, segera mandi dan ganti baju sesampainya di rumah. Karena sekarang mulai bermunculan klaster keluarga,” tutup Sachrudin. Tidak hanya itu saja, bahkan masyarakat juga dihimbau untuk mengenakan masker di rumah, jika kondisinya tidak memungkinkan. Sebab saat ini, kasus baru Corona banyak bermunculan pada klaster keluarga. Menjaga kebugaran dengan olah raga, istirahat yang cukup, konsumsi gizi seimbang dan menambah suplemen/multivitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh. Ketiga, menahan diri untuk tidak mengadakan atau menghadiri pertemuan yang mengumpulkan banyak orang. Mengoptimalkan teknologi informasi melalui video conferencemasih menjadi alternatif terbaik pada situasi saat ini.

Selama setahun kita dibayang-bayangi mimpi buruk bernama pandemi Covid-19. Selama pandemi belum usai, virus ini malah bermutasi menjadi lebih ganas. Anehnya di tengah pemberitaan mutasi virus, masyarakat malah dengan sengaja melanggar protokol kesehatan, sehingga membentuk klaster corona baru.

“Ini yang membuat perkembangan virus ini makin banyak karena menyebar di antara keluarga dan komunitas. Supaya tidak terjadi seperti itu, maka yang sakit harus dipisahkan dari yang sehat, harus diisolasi,” jelas Ganip. Para calon pengantin yang sudah mendaftar nikah jauh-jauh waktu sebelum bulan Juli tidak bisa menolak aturan ini. Undangan nikah dalam jumlah besar yang hendak disebar tentu akan direvisi ulang. Jumlah 30 orang ini jika diperkirakan hanyalah sebatas keluarga inti dan kerabat dekat saja.