Usai Vaksin Kok Masih Bisa Terpapar Covid

Termasuk kebijakan untuk melakukan tes swab PCR sebagai syarat perjalanan ke berbagai wilayah entah antar-provinsi di tanah air, hingga perjalanan internasional. Tonang yang juga seorang dokter patologi klinik itu menerangkan, vaksin tidak membuat tes PCR atau antigen menjadi positif. “Kalau setelah vaksin ternyata positif, berarti itu karena penularan, bukan karena vaksinasi,” kata dia.

Setelah diperiksa, dia dinyatakan positif Covid-19 padahal telah tuntas menerima dua kali vaksinasi Sinovac. Usai mengetahui hal tersebut, istri dan tiga orang anaknya yang tak memiliki gejala melakukan swab mandiri. Hasilnya positif, padahal sang ibu telah menerima vaksinasi pertama beberapa waktu lalu. MATA INDONESIA, JAKARTA – Sudah menerima vaksin seseorang tidak mungkin memberikan hasil positif pada swab antigen atau PCR. Sebab, vaksin yang disuntikkan dari lengan tidak bisa menembus ke tenggorokan atas.

Kedua, lanjut Dicky, relawan tersebut yang mendapat suntikan vaksin namun dosis yang diberikan memang belum memimiki efek timbulnya antibody. “Bisa karena baru sekali disuntik atau sudah dua kali namun dosisnya belum adekuat ,” ucapnya. Maka dari itu, dokter akan merujuk Anda untuk langsung melakukan tes PCR untuk benar- benar memastikan Anda terinfeksi Covid-19 atau tidak. Singkatnya, apapun hasil tes antigen yang Anda peroleh, Anda sebaiknya tetap melakukan tes PCR untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Di sisi lain, keduanya mengaku banyak dibantu oleh keluarga dan kerabat, terutama dalam hal bahan makanan yang dibutuhkan selama menjalani isolasi. “Kita cuman menjaga kondisi tubuh lebih sehat seperti harusnya kita lakukan seperti sebelum-sebelumnya,” jelas Michael.

Apakah jika sudah vaksin ketika melakukan swab bisa menjadi positif?

Keluarga ini tertular dari salah satu anggota yang positif Covid-19 usai lima hari disuntik vaksinasi tahap kedua. Itu sebabnya, protokol kesehatan tetap perlu ditegakkan dengan disiplin meskipun kita sudah menerima vaksin. Varian baru COVID-19 B117 dari Inggris terdeteksi di Batam, Kepulauan Riau, berdasarkan pemeriksaan pada sampel warga setempat. Maka dari itu, kita harus tetap menjalankan 5M selama pandemi masih berlangsung. Kalau ia terinfeksi tanpa gejala sama sekali , dosis yang kedua bisa diberikan.

Antibodi adalah kekebalan khusus terhadap mikroorganisme yang sudah terbentuk dan terdeteksi didalam darah yang dikenal dengan nama imunoglobulin . “Kemudian siang ini pukul thirteen.00 WIB saya ke rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT Scan thorax dan alhamdulilah hasilnya bagus dan paru-paru saya bersih,” ungkapnya. Menurutnya, ada 7 orang saja yang mengalami batuk flu sedangkan orang tidak memiliki gejala dan ada yang mengalami diare.

“Kalau kita hitung, seratus saja perhari, satu bulan kita membutuhkan three.000 unit,” kata Hikmat. Penyerahan bantuan langsung diterima Kepala Dinas Kesehatan, Rizal Rizaldy dan disaksikan Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah serta Tim Relawan BNPB Natuna. Syawal juga mengatakan bantuan tersebut khusus dikirim untuk mempercepat proses traking dalam menghentikan penyebaran COVID-19 di daerah itu. Sementara itu, pemeriksaan menggunakan metode PCR membutuhkan waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk menunjukkan hasil. Alat swab yang sudah digunakan kemudian dimasukkan ke kantong atau tabung khusus untuk dianalisis lebih lanjut. Proses pengambilan sampel ini hanya berlangsung selama beberapa menit.

“Jika di bawah mereka diisolasi, tidak mempengaruhi kegiatan yang lain di atas, tidak ada kontak langsung,” kata Hikmat. Karena IgG dan IgM, yaitu antibodi yang diperiksa melalui fast check, tidak langsung terbentuk begitu seseorang terinfeksi. Dibutuhkan waktu kurang lebih 7 hari hingga antibodi tersebut terbentuk. Namun, untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak, hasil pemeriksaan swab dengan Polymerase Chain Reaction lah yang digunakan.

Di rumah sakit Covid-19, Anda akan diperiksa oleh dokter terkait untuk dinilai kondisinya. Skenario ini umumnya dilanjutkan dengan pemeriksaan swab take a look at atau PCR take a look at. Rapid take a look at sebagai alat screening awal untuk mendeteksi Covid-19 bukanlah penentu seseorang positif atau negatif corona. Tes ini dilakukan hanya untuk melihat keberadaan antibodi di dalam tubuh yang bisa menjadi dugaan awal bahwa seseorang positif Covid-19. Pengecekan terus dilakukan di rumah satu keluarga yang melakukan isolasi mandiri. Kepala keluarga yang merupakan ASN awalnya mengalami gejala demam dan sesak usai mengikuti upacara agama di salah satu tempat kremasi.

Selama dalam isolasi rumah, Anda perlu memperkuat daya tahan tubuh yang akan bekerja melawan virus ini dan menyiapkan obat-obat untuk meredakan gejala-gejala COVID-19. Dalam artikel panduan yang kami sadur, tercantum beberapa pengobatan alternatif/tradisional untuk meredakan gejala-gejala COVID-19. Terapi alternatif tersebut tidak kami sertakan karena hasilnya subjektif dan kurang kuat bukti uji klinis dan dasar ilmiahnya. Namun, bila Anda merasa nyaman menggunakan terapi tersebut, selama tidak ada kontra indikasi, kami tidak melarangnya. Ia pun meminta masyarakat agar tak takut dan khawatir terhadap program vaksinasi Covid-19 ini. Pemerintah baik Kementerian Agama dan juga MUI terus mengawasi seluruh tahapan dan prosesnya, termasuk kehalalan vaksin.

Perhatikan juga bila ada perubahan dari hari ke hari dalam urine dan buang air besar. Gunakan obat-obatan yang sudah Anda siapkan untuk mengurangi gejala-gejala yang Anda alami. Cuci pakaian dan peralatan makan-minum pasien terpisah dari orang lain di rumah. Untuk membantu menerapkan perawatan mandiri di rumah bagi mereka atau anggota keluarganya yang terdefinisi di atas yang tinggal serumah. Jika seseorang terinfeksi Covid-19, tapi antibodi belum muncul di tubuhnya, bukan tidak mungkin akan terjadi negatif palsu . “Kami membutuhkan pengumpulan sampel yang sistematis dari pasien yang pulih untuk lebih memahami berapa lama mereka melepaskan virus hidup,” kata juru bicara itu.