Mengapa Perempuan Lebih Banyak Alami Efek Samping Vaksinasi Covid

Liu mengatakan, respons imunologis pada wanita yang terkena Covid-19 berbeda dengan respons pada pria yang terinfeksi virus tersebut, yang dapat menjelaskan perbedaan respons terhadap vaksinasi. Kementerian Kesehatan Kanada memperbarui label pada vaksin AstraZeneca-Oxford dan Covishield dengan menambahkan informasi tentang efek samping yang tidak biasa dari vaksin COVID-19 tersebut. Selain itu dapat membuat seseorang mengalami menggigil, demam hingga sakit kepala. Badan Pengatur Farmasi Nasional telah memberikan persetujuan bersyarat untuk vaksin perusahaan farmasi Inggris itu minggu lalu. Malaysia dengan tegas melakukan pengujian sendiri pada semua vaksin Covid-19 yang diimpor untuk memastikan produk tersebut aman bagi warganya.

“Dasar selanjutnya, ketersediaan vaksin Covid-19 yang halal dan suci tidak mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam rangka ikhtiar mewujudkan kekebalan kelompok. Lalu adanya jaminan keamanan penggunaannya oleh pemerintah, serta pemerintah tidak memiliki keleluasaan memilih jenis vaksin Covid-19 mengingat keterbatasan vaksin yang tersedia,” jelas KH. Asrorun Niam Sholeh seraya menyebutkan bahwa itu semua tertuang di dalam Fatwa MUI Nomor 14 tahun 2021 tentang Hukum Penggunaan vaksin COVID-19 produk AstraZeneca. Regulator obat-obatan Inggris mendesak masyarakat terus menggunakan vaksin Astrazeneca meski ada tujuh orang di Inggris meninggal karena pembekuan darah yang langka usai divaksin. MHRA memastikan tinjauan ketat terhadap laporan tentang jenis pembekuan darah yang langka dan spesifik sedang berlangsung.

“Ke depan, kita akan terus tingkatkan kapasitas vaksinasi kita sehingga dapat segera mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity yang kita inginkan sehingga kita keluar dari pandemi COVID-19,” kata Nadia. Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunizattion , Sri Rezeki Hadinegoro, memastikan bahwa vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca aman untuk digunakan. “Tidak ditemukan adanya KIPI yang berat pasca penyuntikan vaksin AstraZeneca ataupun keluhan yang kita ketahui,” ungkap Nadia dalam telekonferensi pers, di Jakarta, Selasa (30/3). Dari 279 kasus yang dilaporkan, 272 kasus ringan dan sembuh dalam waktu singkat, lanjutnya.

Efek samping dari vaksin Astrazeneca

Artinya, vaksin ini diambil dari virus yang biasanya menginfeksi simpanse, kemudian dimodifikasi secara genetik. Seperti dikutip dari Kompas.com, tentunya kedua vakasin tersebut punya perbedaan. Vaksin COVID-19 yang dikembangan AstraZeneca dan Universitas Oxford ini menunjukkan rata-rata 70 persen efektif. Para peneliti pun meyakini information efektivitas ninety persen bisa didapatkan, sebelum vaksin tersebut bisa digunakan secara luas. Jakarta – Sampai saat ini, para ilmuwan masih berlomba-lomba untuk menghasilkan vaksin COVID-19 yang efektif mencegah penularan virus Corona. Bahkan beberapa di antaranya sudah menunjukkan efektivitas lebih dari ninety persen.

“Mohon masyarakat tidak ragu melaporkan keluhan dari vaksinasi. Karena setiap laporan yang masuk akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan vaksinasi ke depannya di Indonesia maupun secara global,” tuturnya. Pemerintah saat ini melalui Badan Pemeriksa Obat dan Makanan masih menginvestigasi terkait adanya dugaan efek samping deadly dari vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Investigasi yang dilakukan ialah pengujian toksisitas dan sterilisasi dari vaksin tersebut. “Mohon masyarakat tidak ragu melaporkan keluhan dari vaksinasi. Karena setiap laporan yang masuk akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan vaksinasi ke depannya di Indonesia maupun secara world,” pungkas Wiku.

Beberapa kota lain yang dimaksud ialah di Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan Medan. Pada vaksinasi tahap three akan memprioritaskan warga lanjut usia yang merupakan kelompok rentan dari aspek sosial dan ekonomi. Artinya, tidak semua batch vaksin AstraZeneca dihentikan distribusi dan penggunaannya.

Vaksin ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Oxford dan AstraZeneca yang dikembangkan sejak Februari 2020.

Badan Pengawas Obat dan Makanan pun masih menginvestigasi terkait adanya dugaan efek samping deadly dari vaksin AstraZaneca batch CTMAV547. Investigasi yang dilakukan berupa pengujian toksisitas dan irregular serta sterilisasi dari vaksin tersebut. Pemberhentian ini bersifat sementara, menunggu hasil investigasi dan pengujian dari BPOM yang kemungkinan memerlukan waktu 1-2 minggu. Kendati demikian, ia mengakui bisa saja ada variasi saat menerima vaksinasi Covid-19 di setiap wilayah, termasuk adanya kasus di wilayah-wilayah. Oleh karena itu, dia melanjutkan, penyuntikan di Sulut sudah dihentikan sementara kemudian dilakukan investigasi awal dan dilaporkan ke Komisi Daerah KIPI yang terdiri dari unsur panel ahli termasuk dari profesi dan ahli vaksin. Komite keamanan EMA dalam sebuah pernyataan menyampaikan bahwa “pembekuan darah yang tidak biasa dengan trombosit darah rendah harus terdaftar sebagai efek samping yang sangat langka.”

Dari beberapa jenis vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia, vaksin AstraZeneca dan Sinovac jadi dua jenis vaksin yang banyak dipakai karena ketersediaan dosisnya. Terkait keamanan vaksin AstraZeneca, BPOM bersama tim pakar KOMNAS Penilai Obat, KOMNAS PP KIPI, dan ITAGI telah melakukan kajian lebih lanjut. BPOM juga berkomunikasi dengan WHO dan Badan Otoritas Obat negara lain dan mendapatkan hasil investigasi dan kajian yang lengkap serta terkini terkait keamanan vaksin COVID-19 AstraZeneca. JAKARTA – Pemerintah Indonesia menyatakan tetap melanjutkan penggunaan vaksin Astrazeneca untuk masyarakat meski muncul beberapa kasus kematian di luar negeri usai menggunakan vaksin ini. Kementerian Kesehatan menegaskan tetap berpegang pada rekomendasi otoritas terkait yang menyatakan vaksin ini aman. Kasus pembekuan darah tersebut meningkat dari sebelumnya a hundred kasus ketika dosis vaksin AstraZeneca baru menjangkau 4,9 juta.