Dampak Virus Corona Pada Ekonomi, Sri Mulyani

Pemanfaatan ekonomi kreatif berbasis digital merupakan salah satu solusi agar aktivitas ekonomi dapat berjalan dan meminimalisir dampak resesi. Namun, dikarenakan semakin menyebarnya pandemi Covid-19 dari Tiongkok akhirnya mengubah persepsi pelaku pasar menjadi pesimistis. Pandemi ini mulai memberikan dampak Kakek Merah negatif terhadap kesehatan dan perekonomian di seluruh negara, sampai beberapa negara mulai mengalami pertumbuhan ekonomi negatif di triwulan I 2020. Indonesia terus melakukan sejumlah upaya perbaikan dalam memperkuat berbagai program perlindungan sosialnya untuk menangani krisis setelah pandemi COVID-19.

Hal ini kemungkinan terjadi karena pada kuartal I 2020, produk domestik bruto sektor ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019. Pandemi saat ini menjadi tantangan dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam pemanfaatan teknologi, khususnya di bidang pendidikan. Sesudah pandemi berakhir nanti maka akan baik kalau teknologi digital kesehatan ini dapat terus dikembangkan, mumpung sekarang sudah diterima luas oleh masyarakat. Tentu pemerintah, swasta dan masyarakat madani perlu mempersiapkan diri sejak sekarang agar momentum ini dapat jadi semacam hikmah dibalik tantangan kesehatan selama masa pandemi.

Keluarga berpenghasilan rendah juga rentan terkena efek negatif dari aturan tinggal di rumah. Ini dikarenakan mereka cenderung memiliki tempat tinggal yang kurang memadai dan ruang yang terbatas yang membuat mereka sulit melakukan latihan fisik. Untuk menjaga kesehatan atlet dan pihak lain yang terlibat, sebagian besar perhelatan olahraga, baik di tingkat nasional, regional maupun internasional dibatalkan atau ditunda untuk sementara waktu. Pelaksanan Pekan Olahraga Nasional dan Pekan Paralimpiade Nasional yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober turut terdampak akibat kondisi saat ini.

Sebagai lembaga yang bertugas untuk menyajikan statistik, BPS Kabupaten Blora juga ikut serta mengambil peran dalam menyikapi situasi genting saat pandemi dengan memproduksi statistik tambahan guna mendukung upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 utamanya di Kabupaten Blora. Pemberlakuan kebijakan physical distancing yang kemudian menjadi dasar pelaksanaan belajar dari rumah, dengan pemanfaatan teknologi informasi yang berlaku secara tiba-tiba, tidak jarang membuat pendidik dan siswa kaget termasuk orang tua bahkan semua orang yang berada dalam rumah. Pembelajaran teknologi informasi memang sudah diberlakukan dalam beberapa tahun terakhir dalam sistem pendidikan di Indonesia. Namun, pembelajaran daring yang berlangsung sebagai kejutan dari pandemi Covid-19, membuat kaget hampir di semua lini, dari kabupaten/kota, provinsi, pusat bahkan dunia internasional. Guna mencegah penularan wabah virus corona yang meluas,masyarakat dihimbau bahkan dipaksa untuk tinggal di rumah.

Kegiatan logistik, pariwisata dan perdagangan merupakan sektor yang memperoleh dampak besar dari wabah virus corona. Jerry mengemukakan hal ini diakibatkan oleh larangan sejumlah pemerintah untuk melakukan perjalanan ke luar negeri dan penutupan perbatasan bagi negara yang terjangkit virus tersebut. Virus ini membuat seluruh negara terdampak melakukan social distancing, bahkan melakukan lockdown demi memutus penyebaran virus. Pemerintah Indonesia telah mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan dari luar rumah untuk menekan jumlah korban yang terjangkit Covid-19 suapaya tidak bertambah. Himbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah dan pembatasan pemberian pelayanan publik ini memang membuat masyarakat menjadi kurang nyaman dalam menerima pelayanan publik, tetapi ini merupakan kebijakan yang saat ini diambil pemerintah adalah upaya untuk membatasi atau menghentikan penyebaran Virus Corona.

Proses penegakan hukum sampai dengan projusticia dapat berakhir dengan pemberian sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan. Jika pelanggaran masuk pada ranah pidana, maka terhadap pelanggaran Obat dan Makanan dapat diproses secara hukum pidana. Sektor pariwisata dan penerbangan yang sepi penumpang dikarenakan adanya kebijakan social distancing, serta ritel non makanan yang sepi pengunjung. Relaksasi ini mencakup kemungkinan penjadwalan utang dan pengurangan beban bunga utang pada masyarakat golongan tak mampu atau mereka yang rentan terhadap goncangan ekonomi. Selain itu, dana di pos ini juga akan dipakai untuk meng-‘upgrade’ 132 rumah sakit rujukan untuk pasien COVID-19, termasuk rumah sakit darurat di Wisma Atlet.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan seluruh masyarakat terutama yang mengalami dampak langsung akibat Covid-19 dapat terpenuhi kebutuhan sehari-hari. Berpikir maju ke depan, BKPM telah menetapkan target realisasi investasi di Indonesia untuk tahun mendatang, yakni sebesar Rp858.5 triliun. Untuk dapat mencapai goal tersebut, BKPM sudah menyiapkan 6 program utama untuk meningkatkan realisasi investasi di Indonesia saat COVID-19. Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar US$ 860 juta per Januari 2020. Defisit tersebut disebabkan posisi neraca ekspor sebesar US$ thirteen,41 miliar, lebih rendah dari neraca impor yang mencapai US$ 14,28 miliar.

Sebab jika terjadi resesi, daya beli masyarakat akan menurun dan masyarakat lebih memilih untuk menahan keuangan mereka. Pendataan kelengkapan kerja serta pemenuhan fasilitas kerja juga perlu dilakukan pemerintah segera untuk mendukung keefektifan kerja para ASN ditengah pandemi Covid-19. Membuat anggaran khusus biaya operasional Work From Home mau tidak mau dilakukan oleh pemerintah untuk mendukung kerja ASN agar tidak semakin terbebani dalam kondisi darurat ini. Pembicara pertama, Dr. Luky Alfirman, S.T., M.A., selaku Direktur DJPPR, mengatakan COVID-19 telah memberi goncangan di sisi penawaran dan permintaan serta memberi efek domino ke berbagai sektor. “COVID-19 memberikan shock yang luar biasa tidak hanya perekonomian Indonesia tetapi juga ekonomi international dan efeknya sudah menjalar ke sektor sosial, ekonomi, dan seterusnya,” imbuhnya. Untuk wilayah belum terkena dampak, Sonny mengatakan artinya masih punya waktu untuk mempersiapkan proteksi mulai dari perbaikan fasilitas kesehatan hingga penyiapan fiskal.

Efek covid memberikan dampak pada ekonomi negara

Namun, kita tetap perlu mencermati risiko peningkatan kasus Covid-19 yang muncul dari varian virus Corona yang baru. Marilah kita jaga semangat untuk tetap melewati pandemi ini dengan selamat,” tutupnya. “Skenario terberat kurs Rp17.500 per dolar AS atau yang sangat berat Rp20.000 itu akan kita anitisipasi supaya tidak terjadi. Dalam hal ini saya sebagai Gubernur BI menyatakan bahwa tingkat rupiah saat ini sudah memadai.