13 Cara Menghilangkan Stres Akibat Pandemi Covid

Ketika anak mengalami depresi, maka tidak dipungkiri jika gejala-gejalanya mengganggu aktivitas sehari-hari. Sebagai orangtua, penting peran Anda untuk membantu sang anak melewati masa-masa sulitnya. Salah satu caranya dengan membantu anak berperilaku hidup sehat yang akan mengurangi depresi. Tahu tidak jika menulis jurnal harian punya banyak manfaat untuk kesehatan mental. Menurut penelitian Karen A Baikie dan Kay Wilheim, menulis jurnal bisa bikin pikiran lebih tenang, mengurangi perasaan tertekan, dan membuat suasana hati jadi lebih baik.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan work at home seperti ketiadaan alat kerja dan komunikasi, kurangnya koordinasi, gangguan “domestik” lingkungan di rumah tangga, dan lain sebagainya. Sejak adanya pandemik ini, sejumlah orang mendapatkan kesempatan untuk menjalani Work From Home atau bekerja dari rumah. Namun setelah dijalani, banyak yang berpendapat bahwa mereka merasa lebih lelah selama bekerja dari rumah. Tingginya tuntutan pekerjaan dan rutinitas yang itu-itu saja membuat seseorang rentan mengalami stres dan bahkan dapat menggangu kondisi kesehatan tubuh. Dengan bersikap realistis anak juga bisa dengan mudah mengatasi berbagai permasalahan lainnya seperti perundungan. Dia akan bersikap acuh sehingga tida akan mengganggu aktivitas belajarnya selama di sekolah.

Beberapa cara untuk tidak stress saat dirumah

Namun stress saat belajar bisa diatasi dengan beberapa suggestions yang bisa Anda ikuti. Namun, pastikan aktivitas yang Anda lakukan bersifat positif agar tidak menimbulkan masalah baru. Meditasi atau yoga selama 10–15 menit dan dilakukan sebanyak 4–5 kali dalam seminggu bisa menenangkan pikiran Anda. Melakukan meditasi dapat menurunkan kadar hormon stres, yaitu kortisol, sehingga Anda bisa lebih tenang. Cukup lakukan olahraga sederhana, seperti jalan santai atau bersepeda.

Sudah sekitar satu bulan lamanya, banyak karyawan terpaksa harus bekerja di rumah atau lebih dikenal dengan do business from home, agar dapat terhindar dari penularan Covid-19. Lebih selektif dalam memilih aplikasi media sosial apa yang digunakan. Jika merasa bosan, Kamu bisa menelpon atau melakukan video call dengan keluarga atau teman alih-alih hanya mengeksplor media sosial.

Di masa pandemi Covid 19 ini, persentase anak yang terpapar maupun meninggal terus saja mengalami kenaikan. Saat ini ada beberapa spektrum masalah yang dihadapi anak-anak yaitu risiko masalah kesejahteraan fisik, sosial, hingga edukasi. Salah satunya dengan membuat program belajar yang menarik setiap harinya.

Tak hanya saat stres datang, ketika kondisimu baik-baik saja, tidak ada salahnya tetap melakukan hal ini agar kondisimu selalu fokus dan tenang. Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi rasa stres kamu adalah dengan meluangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan. Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Bidan dan Profesi Unimus Lia Mulyati mengingatkan, dibanding orangtua, risiko terinfeksi Covid-19 pada anak-anak tidak terlalu tinggi. Dia mengungkapkan knowledge Kong Slot dari IDAI per 18 Mei 2020, yang mencatat sebanyak 584 kasus positif Covid-19 pada anak, di mana 14 anak di antaranya meninggal karena Covid-19.